TUGAS MAKALAH
IDEOLOGI
Disusun untuk memenuhi tugas mata kuliah Kewarganegaraan
Dosen Pembimbing : Drs. Anwar Aulia, M.Pd.

Disusun Oleh :
1.
Adryan Azizul Rifqi
2.
Ana Intan Nurlaila
3.
Elsa Fuzianti
4.
Indriyani
5.
Lusiana Mar’atussoliha
6.
Siti Khopipah
POLITEKNIK KEMENKES BANTEN
JURUSAN DIII KEPERAWATAN TANGERANG
2019
KATA PENGANTAR
Segala puji
bagi Allah SWT, yang telah memberikan rezeki yang berlimpah berupa
harta yang dititipkan kepada manusia sebagai amanah di muka bumi. Shalawat serta salam senantiasa
tercurahkan kepada junjungan kita, Nabi Muhammad SAW manusia pilihan yang telah
menyampaikan wahyu kepada umatnya yang dapat menerangi kehidupan umat Islam
hingga akhir zaman.
Berkat rahmat dan
inayah Allah SWT akhirnya Makalah ini dapat terselesaikan meskipun masih
banyak kekurangan di dalamnya. Makalah ini disusun dalam rangka memenuhi tugas
mata kuliah Kewarganegaraan
penyusun
DAFTAR ISI
KATA PENGANTAR...................................................................................
i
DAFTAR ISI................................................................................................
ii
BAB I PENDAHULUAN
A.
Latar Belakang..................................................................................
1
B.
Rumusan Masalah..............................................................................
3
C.
Tujuan Penulisan Makalah.................................................................
3
BAB II PEMBAHASAN
A.
Pengertian Ideologi Pancasila............................................................
4
B.
Nilai Ideologi Pancasila dan
Dimensi................................................
5
C.
Ciri-ciri Ideologi Pancasila................................................................
7
D.
Pancasila Sebagai Ideologi
Bangsa.................................................
10
E.
Perbandingan Ideologi Pancasila
dengan Ideologi Liberalisme, Komunisme, Realisme 11
BAB III PENUTUP
A.
KESIMPULAN..............................................................................
14
B.
SARAN...........................................................................................
14
DAFTAR PUSTAKA.................................................................................
15
BAB I
PENDAHULUAN
A.Latar Belakang
Ideologi Negara Indonesia adalah
pancasila. Ideologi pancasila ini dijadikan sebagaiBanyak macam ideologi di
dunia ini. Hampir masing-masing negara mempunyai ideologitersendiri yang
sesuai dengan negaranya karena ideologi merupakan dasar atau ide
atau cita-cita negara tersebut untuk semakin berkembang dan maju. Namun,
dengan semakinberkembangnya zaman, ideologi negara tersebut tidak boleh hilang
dan tetap menjadipedoman dan tetap tertanam pada setiap warganya.
ideologi Negara Indonesia adalah
Pancasila. Ideologi pancasila ini dijadikan sebagaipandangan hidup bagi bangsa
Indonesia dalam mengembangkan negara Indonesia dalamberbagai aspek. Dengan
ideologi inilah bangsa Indonesia bisa mencapai kemerdekaan danbertambah maju
baik dari potensi sumber daya alam maupun sumber daya manusianya.Namun, dengan
seiring berjalannya waktu, semakin maju zaman, dan semakin majuteknologi
seolah-olah ideologi pancasila hanya sebagai pelengkap negara agar tampak
bahwaIndonesia merupakan sebuah negara yang merdeka dan mandiri. Banyak tingkah
laku baikkalangan pejabat maupun rakyatnya bertindak tidak sesuai dengan ideologi
pancasila. Adabeberapa faktor mengapa bangsa kita sedikit melenceng dari
ideologi pancasila. Selainberkembangnya ideologi-ideologi luar atau selain
pancasila tetapi juga bangsa Indonesiakurang mengerti ideologinya bahkan tidak
tahu sama sekali
.Indonesia sebagai negara yang mempunyai dasar Negara
yaitu pancasila yang memiliki sebuah arti penting memiliki
ideologi. Setiap bangsa dan negara ingin berdiri kokoh, tidak mudah
terombang-ambing oleh kerasnya persoalan hidup berbangsa danbernegara.Tidak
terkecuali negara Indonesia. Negara yang ingin berdiri kokoh dan kuat, perlu memiliki ideologi negara yang kokoh dan
kuat pula. Tanpa itu, maka bangsa dan negara
akan rapuh. Di era yang serba modern ini, makna pancasila
sebagaiideologi bangsa dan negara Indonesia sedikit dilupakan oleh sebagian
rakyat Indonesia dan digantikan oleh perkembangan tekhnologi yang sangat
canggih. Padahal sejarah perumusan Pancasila melalui proses yang sangat panjang
dan rumit. Pancasila merupakan kesatuan yangtidak bisa dipisahkan, karena
dalam masing-masing sila tidak bisa di tukar tempat atau dipindah.
Bagi bangsa
Indonesia, pancasila merupakan pandangan hidup bangsa dan negaraIndonesia.
Mempelajari Pancasila lebih dalam menjadikan kita sadar sebagai bangsaIndonesia
yang memiliki jati diri dan harus diwijudkan dalam pergaulan hidup sehari-hari untuk
menunjukkan identitas bangsa yang lebih bermatabat dan berbudaya tinggi. Untuk itulah
diharapkan dapat menjelaskan Pancasila sebagai ideologi negara, menguraikan
nilai-nilai Pancasila sebagai ideologi negara dan karakteristik Pancasila
sebagai ideologi negara.
Pengetahuan ideologi mempunyai arti tentang
gagasan-gagasan. Ideologi secara fungsional merupakan seperangkat
gagasan tentang kebaikan bersama atau tentang masyarakat dan negara yang dianggap baik. Ciri-ciri
ideologi pancasila merupakan ideologi yang membedakan dengan ideologi yang
lainnya. Ciri-ciri tersebut yangpertama adalah Tuhan Yang Maha Esa yang berarti
pengakuan bangsa Indonesia terhadap Tuhan sebagai pencipta dunia dengan segala
isinya.Kedua adalah penghargaan kepada sesama umat manusia, suku bangsa dan
bahasanya sesuai dengan Kemanusiaan yang Adildan Beradab, Ketiga adalah bangsa
Indonesia menjunjung tinggi persatuan bangsa, keempatadalah bahwa kehidupan
kita dalam kemasyarakatan dan bernegara berdasarkan atas sistem demokrasi.
Makalah ini juga dapat dijadikan bekal keterampilan agar dapat menganalisis
danbersikap kristis terhadap para petinggi negara yang menyimpang dari Ideologi
bangsa dannegara Indonesia.
B. Rumusan Masalah
1. Apa yang dimaksud dari pengertian Ideologi Pancasila?
2.Apa yang dimaksud dengan Nilai
Ideologi Pancasila dan Dimensi IdeologiPancasila?
3. Apa yang dimaksud dari ciri-ciri ideologi pancasila?
4. Apa yang dimaksud dari Pancasila sebagai Ideologi Pancasila?
5.Bagaimana perbandingan ideologi
pancasila dengan ideologi liberalisme,komunisme dan sosialisme?
C.Tujuan Penulisan
1. untuk mengetahui ideologi pancasila
2. unutuk mengetahui nilai ideologi pancasila
3. untuk mengetahui ciri-ciri ideologi pancasila
4. untuk mengetahui maksud dari pancasila sebagai ideologi pancasila
5.bagaimana perbandingan ideologi
pancasila dengan ideologi liberalisme, komunisme, dan sosialisme
BAB II
PEMBAHASAN
A.PENGERTIAN
IDEOLOGI PANCASILA
Ideologi adalah gabungan dari
dua kata majemuk idea dan logos, yang berasal dari bahasa Yunani eidos
dan logos Yang berarti gagasan, konsep, pengertian dasar, dan cita-cita.Dalam
arti kata luas istilah ideologi dipergunakan untuk segala kelompok cita-cita,
nilai-nilai dasar, dan keyakinan-keyakinan yang mau dijunjung tinggi sebagai
pedoman normatif. Dalam arti sempit ideologi adalah gagasan atau teori yang
menyeluruh tentang makna hidupdan nilai-nilai yang mau menentukan dengan mutlak
bagaimana manusia harus hidup dan bertindak
Ideologi Pancasila merupakan
nilai-nilai luhur budaya dan religius bagi bangsa indonesia. Pancasila
berkedudukan sebagai ideologi negara atau bangsa, jadi pengertian
ideologi pancasila adalah kumpulan nilai/norma yang
berdasarkan sila-sila pancasila. Pancasila sebagai ideologi negara
dan bangsa indonesia yang merupakan pandangan hidup seluruh rakyat indonesia.
Ideologi Pancasila adalah Ideologi
terbuka. Artinya, ideologi Pancasila dapat mengikut iperkembangan yang terjadi
pada negara lain yang memiliki ideologi yang berbeda dengan Pancasila dalam
berbagai aspek kehidupan masyarakat. Hal ini disebabkan karena ideologi Pancasila
memiliki nilai-nilai yang meliputi nilai dasar, nilai instrumental, dan nilai praktis.Selain
itu, Pancasila bukan merupakan ide baru atau perenungan suatu kelompok atau golongan
tertentu, melainkan Pancasila berasal dari nilai-nilai yang dimiliki oleh
bangsa.Dengan demikian, Pancasila pada hakikatnya berlaku untuk seluruh lapisan
serta unsur-unsur bangsa secara keseluruhan. Oleh karena itu, ciri khas
Pancasila memiliki kesesuaian dengan bangsa Indonesia.
Sebagai suatu ideologi bangsa dan
negara, Pancasila diangkat dari nilai-nilai adat istiadat,nilai-nilai
kebudayaan, serta nilai religius yang terdapat dalam pandangan hidup
masyarakatIndonesia sebelum membentuk negara. Dengan kata lain, unsur-unsur
yang merupakan materiPancasila diangkat dari pandangan hidup masyarakat
Indonesia sendiri. Sebagai contoh,kebiasaan gotong royong dan bermusyawarah
adalah nilai-nilai luhur budaya bangsa yangterdapat dalam Pancasila. Pancasila
sebagai Ideologi berarti Pancasila dijadikan sebagaipandangan hidup bagi bangsa
Indonesia.
B. NILAI
IDEOLOGI PANCASILA DAN NILAI DIMENSI PANCASILA
• Nilai dasar
Pancasila mempunyai nilai dasar yang tidak dapat
berubah. Hal itu bisa kita lihat dengan disebutkannya
kelima sila Pancasila dalam pembukaan Undang Undang Dasar Negara Republik
Indonesia tahun 1945. Nilai dasar tersebut tidak dapat diubah karena mengubahPancasila
berarti juga mengubah Undang Undang Dasar 1945 sebagai dasar konstitusional Indonesia.
• Nilai instrumental
Nilai instrumental inilah yang mampu menyesuaikan
nilai pancasila dengan perkembanganzaman. Hal ini karena nilai instrumental
adalah nilai- nilai hasil penjabaran dari UndangUndang Dasar 1945 ke dalam
bentuk yang lebih dinamis. Penjabaran itu bisa berupaketetapan MPR, yang
menjadi hasil dari contoh
kekuasaan konstitutif . Selain
ketetapan MPR,penjabaran yang kreatif dan dinamis tersebut juga bisa berbentuk
peraturan prundang-undangan yang lainnya.
• Nilai praktis
Nilai praktis adalah nilai pancasila yang telah
mampu diterapkan dalam beberapa aspek kehidupan. Banyak sekali hal-hal yang
merupakan perwujudan dari pancasila, antara laintoleransi antar umat beragama, mendahulukan
kepentingan umum diatas kepentingan pribadiatau golongan, menghormati hak-hak
untuk bebas mengemukakan pendapat, meenjalankan musyawarah yang berdasar
mufakat, dan saling tolong menolong sesama manusia. Hal–hal tersebut sudah
sewajarnya dilakukan dalam berbagai bidang, baik itu ekonomi, sosial atau politik.
Dimensi Ideologi Pancasila
Selain nilai – nilai yang terkandung
pada Pancasila, kita juga bisa memandang Pancasila sebagai ideologi dari
dimensi – dimensi beikut ini:
·
Dimensi Realita
Dimensi realita atau
dimensi realitas adalah bagaimana kita bisa menyadari bahwa pancasilaadalah
ideologi yang telah berada di tengah realita masyarakat. Hal
itu tentunya berhubunganerat dengan nilai praktis Pancasila sebagai
ideologi
·
Dimensi Fleksibilitas
Dimensi
fleksibilitas ini mencerminkan Pancasila sebagai ideologi yang
mampumempengaruhi dan menyesuaikan dengan perkembangan masyarakat. Jadi,
ideologiPancasila bukan hanya sudah berada di masyarakat, tapi juga ikut
berkembang seiring denganperkembangan yang ada di masyarakat.
·
Dimensi idealisme
Sudah wajar apabila
sebuah ideologi haruslah mempunyai idealisme. Sama halnya dengan Pancasila yang
mempunyai idealisme untuk mewujudkan negara yang sesuai dengan nilai – nilai
Pancasila. Dimensi idealisem juga mencerminkan pancasila yang mampu
membakarsemangat rakyat untuk terus mempunyai cita-cita, menjunjung tinggi dan
mengamalkan Pancasila
C. CIRI-CIRI IDEOLOGI PANCASILA
Ciri – Ciri dari Ideologi
Pancasila Adanya nilai dan dimensi Pancasila mengkerucutkan ciri – ciri
ideologi Pancasila sebagai ideologi terbuka. Oleh karena itu, kita bisa
menyimpulkan bahwa ciri dari ideologi Pancasila adalah antara lain:
·
Berasal dari falsafah
masyarakat
Pancasila adalah ideologi yang mempunyai pandangan hidup atau
idealisme, tujuan, dan cita-cita masyarakat Indonesia yang berasal dari
kekayaan rohani, moral, dan budaya masyarakat sendiri. Bukan konsep yang dibuat
buat untuk masyarakat.
·
Berdasarkan Ketuhanan Yang Maha
Esa
Meskipun mengakui
beberapa agama, ideologi Pancasila percaya pada konsep Tuhan YangMaha Esa.
Dengan mempercayai ketuhanan yang maha esa, negara Indonesia yang berpegang
pada ideologi Pancasila melarang adanya paham atheis di Indonesia.
·
Demokrasi
Pemerintahan yang berdasar ideologi Pancasila adalah pemerintahan
yang berdasa rpersetujuan rakyat. Demokratis sendiri berarti bahwa pemerintahan
indonesia memiliki sifat demokrasi. Dilihat dari asal katanya, demokrasi
berasal dari bahasa Latin demo yang berartirakyat dan kratos yang
berarti pemerintahan. Dengan begitu sudah jelas bahwa negara yang demokratis
harus tetap meletakkan kekuasaan tertinggi di tangan rakyat. Pendapat
rakyatsangat penting, dan pemimpin hanya memberikan keputusan.
·
Berdasar hukum
Negara yang berdasar ideologi Pancasila adalah negara yang berdasar
hukum. Negara hukum bisa diartikan sebagai negara yang penyelenggaraan
kekuasaan pemerintahannya berdasarpada hukum. Kekuasaan pemerintahan berdasar
pada kedaulatan atau supremasi hukum dan bertujuan untuk menjalankan ketertiban
hukum. Negara hukum mempunyai konstitusi
yang jelas. Berbeda dengan ideologi komunis, mereka mempunyai konstitusi, tapi kekuasaan
tertinggi di tangan pemimpin otoriter. Negara dengan ideologi komunis tidak
bisa dikatakan negara hukum.
·
Keatif dan Dinamis
Ideologi ini mempunyai tekad untuk secara kreatif dan dinamis
mencapai tujuan nasional.Oleh karena itu, bangsa Indonesia menggunakan
Pancasila sebagai pedoman untuk mencapai tujuan nasional. Dengan mengamalkan
nilai – nilai Pancasila dalam setiap aspek kehidupan,masyarakat akan bisa
ikut serta dalam usaha mencapai tujuan nasional. Salah satu nilai dalamideologi
Pancasila yang harus dijunjung tinggi demi tercapainya tujuan nasional adalah
nilai persatuan dan kesatuan.
·
Berdasar pegalaman sejarah
bangsa
Bangsa Indonesia mempunyai sejarah yang panjang
untuk menjadi sebuah bangsa yangdiakui dunia. Berdasarkan pengalaman sejarah
itulah Pancasila dijadikan ideologi yang akan mendasari berdirinya sebuah
bangsa yang kokoh. Dan terbukti, dengan menjunjung tingginilai persatuan dalam
ideologi Pancasila, Indonesia berhasil mengusir penjajah danmenyatukan rakyat
yang berbeda wilayah, suku, dan budaya menjadi Negara KesatuanRepublik
Indonesia. Nilai–nilai tersebut juga berhasil membersihkan Indonesia darisistempolitik
komunis. Itulah
mengapa ada hari yang memperingati kesaktian Pancasila.
·
Terbentuk dari pikiran rakyat
Pancasila terbentuk atas dasar keinginan bangsa Indonesia,
tanpa campur tangan atau paksaandari sekelompok orang atau pihak yang
berkuasa. Konsep pancasila berasal dari hasilpemikiran rakyat. Kesamaan
pemikiran individu rakyat yang ingin hidup lebih baik lagimembentuk konsep
cita-cita hidup manusia, dan itulah yang
·
Isinya tidak operasional
Nilai pancasila yang tidak operasional bukan berarti bahwa nilai – nilai
tersebut tidak bisaditerapkan. Sifatnya yang tidak operasional justru
memungkinkan Pancasila untuk bisadiuraikan secara lebih eksplisit sesuai dengan
kebutuhan. Sifat ideologi yang operasional memang mudah diterapkan. Akan tetapi
itu akan menjadikannya menjadi sangat terbatas dantidak memenuhi kebutuhan yang
ada.
·
Menginspirasi rakyat
Pancasila sebagai ideologi mempunyai ciri yang membuat Pancasila
dapat menginspirasi masyarakat untuk bertanggung jawab sesuai dengan
nilai – nilai yang terkandung dalam Pancasila. Rakyat akan
terus terinspirasi dan terdorong untuk mengamalkan nilai praktis Pancasila di
semua aspek kehidupan. Dengan begitu nilai Pancasila sebagai ideologi Indonesia
akan terjaga. Hal itu karena sekuat dan sesempurna apapun suatu ideologi,
hanyaakan menjadi suatu semboyan apabila tidak diamalkan. selain itu, nilai
idealisme Pancasilayang tersebut diatas membuat Pancasila sangat mengispirasi
rakyat untuk mencapai tujuan – tujuan dalam hidup.
·
Menghargai keberagaman
Dalam sila ketiga Pancasila, disebutkan dengan jelas bahwa Indonesia
menjunjung tingginilai persatuan. Hal ini membuat ideologi Pancasila bisa
diterima oleh semua kalangan.Seperti yang kita tahu, Indonesia terdiri dari
beberapa komponen yang berbeda–beda.Indonesia memiliki suku, agama, dan budaya
yang berbeda. Dari segi wilayah pun Indonesia sebagai negara
kepulauan terpisah oleh perairan antar pulau di Indonesia. Tidak sedikit pula wilayah
yang justru lebih dekat dengan negara tetangga daripada dengan pusat
pemerintahan Indonesia. Dengan begitu, nilai persatuan dalam keberagaman ini
harus terus ditekankan dalam tahap-tahap pembinaan persatuan dan kesatuan untuk menjaga persatuan dan kesatuan bangsa.
D. PANCASILA
SEBAGAI IDEOLOGI BANGSA
Pancasila sebagai ideologi bangsa
artinya pancasila merupakan suatu konsep yang dijadikan sebagai pegangan untuk
mencapai suatu tujuan bangsa dalam kehidupan berbangsadan bernegara.
Pancasila sebagai suatu ketetapan bagi seluruh warga negara Indonesia,seperti
yang telah kita tahu bahwa warga Indonesia memiliki keanekaragamaan yang kompleks,
baik dalam bidang budaya, ras, warna kulit, dan lain-lain. Oleh karena itu
untukmencapai tujuan bangsa, Indonesia harus bersatu membentuk kekuatan
sehingga dapat rukun,damai, kuat, dan dinamis. Untuk mempersatukan Indonesia,
maka dijadikanlah pancasilasebagai suatu pegangan yang mengatur pola pikir
warga negara agar bisa mencapai tujuan bangsa . Tujuan Bangsa kita adalah
tujuan yang telah tertera dalam Pembukaan UUD 1945yang diantaranya melindungi
segenap warga negara indonesia dan seluruh tumpah darah Indonesia, memajukan
kesejahteraan umum, mencerdaskan kehidupan bangsa, dan ikut melaksanakan
ketertiban dunia berdasarkan kemerdekaan abadi dan keadilan sosial
.Untuk mencapai tujuan tersebut,
tentunya banyak hal yang harus dilakukan, salah satunya adalah menjadikan
Pancasila Sebagai Ideologi Bangsa, Pancasila menjadi dasar dalam kehidupan
berbangsa dan bernegara, namun harus diperhatikan bahwa agama tetaplah menjadi
yang utama dalam kehidupan dunia maupun akhirat
E.PERBANDINGAN IDEOLOGI PANCASILA
DENGAN IDEOLOGI LIBERALISME, KOMUNISME, REALISME
a.
Ideologi Pancasila
Sebagaimana yang
dikemukakan oleh Alfian (BP7 Pusat,1991 : 192), Pancasila telah memenuhi syarat
sebagai ideologi terbuka khususnya di Negara Republik Indonesia.
Sebagaiideologi terbuka Pancasila memberikan orientasi ke depan, mengharuskan
bangsanya untukselalu menyadari situasi kehidupan yang sedang dan akan
dihadapinya, terutama menghadapi globalisasi dan
era keterbukaan dunia dalam segala bidang.
Pancasila sebagai ideologi terbuka memiliki dimensi-dimensi idealitas
dan realitas.
b.
Liberalisme
Liberalisme Jika
dibandingkan dengan ideologi Pancasila yang secara khusus norma-normanya terdapat
di dalam Undang-Undang Dasar 1945, maka dapat dikatakan bahwa hal-hal
yangterdapat di dalam Liberalisme terdapat di dalam pasal-pasal UUD 1945,
tetapi Pancasila menolak Liberalisme sebagai ideologi yang
bersifat absolutisasi dan determinisme.Liberalisme merupakan paham yang
memberikan penekanan kebebasan individus sehingga kesejahteraan bukan menjadi
tanggung jawab negara.
c.
Komunisme
Komunisme sebagai
anti Kapitalisme menggunakan sistem Sosialisme sebagai alat kekuasaan sebagai
prinsip semua adalah milik rakyat dan dikuasai oleh negara untuk kemakmuran
rakyat secara merata. Komunisme sangat membatasi demokrasi pada rakyatny asehingga
Komunisme juga disebut anti Liberalisme.Dalam Komunisme, perubahan sosial harus
dimulai dari peran Partai Komunis. Jadiperubahan sosial dimulai dari buruh, namun pengorganisasian buruh hanya dapat
berhasil jika bernaung di bawah dominasi partai.
.d. Sosialisme
Sosialisme merupakan ideologi yang lebih mengedepankan persamaan/
pemerataan derajat antar masyarakatnya. Ideologi Sosialisme berpandangan bahwa
manusia tidak dapathidup sendiri –sendiri. Kerja sama atau gotong royong
akan membuat kehidupan dalam bermasyarakat menjadi lebih baik.Sosialisme
mencita-citakan sebuah masyarakat yang di dalamnya semua orang hidup dandapat
bekerja sama dalam kebebasan dan solidaritas dengan hak-hak yang sama. Tujuannya
ialah mengorganisir buruh dan menjamin pembagian merata hasil-hasil yang
dicapai,memberikan ketenteraman dan kesempatan bagi semua orang
|
Ideologi Aspek
|
liberalsime
|
Komunisme
|
Sosialisme
|
Pancasila
|
|
POLITIK HUKUM
EKONOMI
AGAMA
CIRI KHAS
|
Demokrasi liberal hukum untuk melindungi individu dalam pilitik
mementingkan individu.
Peran negara kecil swasta mendominasi kapitalisme monopolisme
persaingan bebas
Agama urusan pribadi bebas beragam bebas memilih agama bebas tidak
beragama
Penghargaan atas HAM demokrasi negara hukum reaksi terhadap
apsolutisme
|
Demokrai rakyat berkuasa mutlak satu parpol hukum untuk
melanggengkan komunis
Peran negara dominan demi kolektivitas berarti demi negara
monopoli negara
Agama candu masyarakat agama harus dijaukan dari masyarakat
Atheisme Dogmatis Otoriter ingkar HAM Reaksi terhadap liberalisme
dan kapitalisme
|
Demokrasi untuk kolektivitas diutamakan kebersamaan masyarakat
sama dengan negara
Peran negara ada untuk pemerataan keadilan distributif yang
diutamakan
Agama mendorong perkembangan nya kebersamaan
Kebersamaan Akomodasi jalan tengah
|
Demokrasi pancasila hukum untuk menjunjung tinggi keadilan dan
keberadaban individu dan masyarakat
Peran negara ada untuk tidak terjadi monopoli, yang dirugikan
rakyat
Bebas memilih salah satu agama, agama harus menjiwai dalam kehidupan
bermasyarakat berbangsa dan bernegara
Individu akan punya arti apabila hidup di tengah masyarakat
Keselarasaan keseimbangan dan keserasian dalam setiap aspek
kehidupan
|
BAB III
PENUTUP
A. Kesimpulan
Ideologi adalah gabungan dari dua kata majemuk idea dan
logos, yang berasal dari bahasaYunani eidos dan logos Yang berarti
gagasan, konsep, pengertian dasar, dan cita-cita.Dalam arti kata luas
istilah ideologi dipergunakan untuk segala kelompok cita-cita,
nilai-nilaidasar, dan keyakinan-keyakinan yang mau dijunjung tinggi sebagai
pedoman normatif. Dalam arti sempit ideologi adalah gagasan atau teori yang
menyeluruh tentang makna hidupdan nilai-nilai yang mau menentukan dengan mutlak
bagaimana manusia harus hidup danbertindak
Ideologi Pancasila merupakan nilai-nilai luhur
budaya dan religius bagi bangsa indonesia.Ideologi Pancasila
adalah Ideologi terbuka. Artinya, ideologi Pancasila dapat
mengikuti perkembangan yang terjadi pada negara lain yang memiliki ideologi
yang berbeda denganPancasila dalam berbagai aspek kehidupan masyarakat
ü Nilai Ideologi Pancasila
•Nilai dasar
•Nilai instrumental
•Nilai praktis
ü Dimensi Ideologi Pancasila
•Dimensi realita
•Dimensi fleksibilitas
•Dimensi idealism
B. Saran
Makalah yang kami susun semoga bisa membantu kita lebih memahami
tentang pancasila sebagai ideologi negara yang lebih mendalam..Penulis
menyadari bahwa dalam penulisan makalah ini masih banyak kesalahan. kritik dan
saran membangun penulis harapkan untuk penyempurnaan makalah in
DAFTAR PUSTAKA
Hadi,
Abdul.2015.Pancasila Sebagai Ideologi Bangsa.diakses dari http://www.softilmu.com.
Srijanti. 2008.
Etika Berwarga Negara Edisi 2: Pendidikan Kewarganegaraan untuk Perguruan
Tinggi. Jakarta: Penerbit Salemba Empat
Dewi, Fifi
Purnama. PKN. Solo : Citra Pustaka
http://alinmuzammila.blogspot.co.id/2016/11/contoh-makalah-ideologi-pancasila.html https://guruppkn.com/ciri-ideologi-pancasila
Tidak ada komentar:
Posting Komentar