Rabu, 13 November 2019

IDEOLOGI


TUGAS MAKALAH
IDEOLOGI
Disusun untuk memenuhi tugas mata kuliah Kewarganegaraan
Dosen Pembimbing : Drs. Anwar Aulia, M.Pd.



Disusun Oleh :
1.      Adryan Azizul Rifqi
2.      Ana Intan Nurlaila
3.      Elsa Fuzianti
4.      Indriyani
5.      Lusiana Mar’atussoliha
6.      Siti Khopipah


POLITEKNIK KEMENKES BANTEN
JURUSAN DIII KEPERAWATAN TANGERANG
2019


KATA PENGANTAR

Segala puji bagi  Allah SWT, yang telah memberikan rezeki yang berlimpah berupa harta yang dititipkan kepada manusia sebagai amanah di muka bumi. Shalawat serta salam senantiasa tercurahkan kepada junjungan kita, Nabi Muhammad SAW manusia pilihan yang telah menyampaikan wahyu kepada umatnya yang dapat menerangi kehidupan umat Islam hingga akhir zaman.
Berkat rahmat dan inayah Allah SWT akhirnya Makalah ini dapat terselesaikan meskipun masih banyak kekurangan di dalamnya. Makalah ini disusun dalam rangka memenuhi tugas mata kuliah Kewarganegaraan














penyusun












DAFTAR ISI


KATA PENGANTAR................................................................................... i
DAFTAR ISI................................................................................................ ii
BAB I PENDAHULUAN
A.    Latar Belakang.................................................................................. 1
B.     Rumusan Masalah.............................................................................. 3
C.     Tujuan Penulisan Makalah................................................................. 3
BAB II PEMBAHASAN
A.    Pengertian Ideologi Pancasila............................................................ 4
B.     Nilai Ideologi Pancasila dan Dimensi................................................ 5
C.     Ciri-ciri Ideologi Pancasila................................................................ 7
D.    Pancasila Sebagai Ideologi Bangsa................................................. 10
E.     Perbandingan Ideologi Pancasila dengan Ideologi Liberalisme, Komunisme, Realisme       11
BAB III PENUTUP
A.    KESIMPULAN.............................................................................. 14
B.     SARAN........................................................................................... 14
DAFTAR PUSTAKA................................................................................. 15













BAB I

PENDAHULUAN

A.Latar Belakang
 Ideologi Negara Indonesia adalah pancasila. Ideologi pancasila ini dijadikan sebagaiBanyak macam ideologi di dunia ini. Hampir masing-masing negara mempunyai ideologitersendiri yang sesuai dengan negaranya karena ideologi merupakan dasar atau ide atau cita-cita negara tersebut untuk semakin berkembang dan maju. Namun, dengan semakinberkembangnya zaman, ideologi negara tersebut tidak boleh hilang dan tetap menjadipedoman dan tetap tertanam pada setiap warganya.

ideologi Negara Indonesia adalah Pancasila. Ideologi pancasila ini dijadikan sebagaipandangan hidup bagi bangsa Indonesia dalam mengembangkan negara Indonesia dalamberbagai aspek. Dengan ideologi inilah bangsa Indonesia bisa mencapai kemerdekaan danbertambah maju baik dari potensi sumber daya alam maupun sumber daya manusianya.Namun, dengan seiring berjalannya waktu, semakin maju zaman, dan semakin majuteknologi seolah-olah ideologi pancasila hanya sebagai pelengkap negara agar tampak bahwaIndonesia merupakan sebuah negara yang merdeka dan mandiri. Banyak tingkah laku baikkalangan pejabat maupun rakyatnya bertindak tidak sesuai dengan ideologi pancasila. Adabeberapa faktor mengapa bangsa kita sedikit melenceng dari ideologi pancasila. Selainberkembangnya ideologi-ideologi luar atau selain pancasila tetapi juga bangsa Indonesiakurang mengerti ideologinya bahkan tidak tahu sama sekali

.Indonesia sebagai negara yang mempunyai dasar Negara yaitu pancasila yang memiliki sebuah arti penting memiliki ideologi. Setiap bangsa dan negara ingin berdiri kokoh, tidak mudah terombang-ambing oleh kerasnya persoalan hidup berbangsa danbernegara.Tidak terkecuali negara Indonesia. Negara yang ingin berdiri kokoh dan kuat, perlu memiliki ideologi negara yang kokoh dan kuat pula. Tanpa itu, maka bangsa dan negara akan rapuh. Di era yang serba modern ini, makna pancasila sebagaiideologi bangsa dan negara Indonesia sedikit dilupakan oleh sebagian rakyat Indonesia dan digantikan oleh perkembangan tekhnologi yang sangat canggih. Padahal sejarah perumusan Pancasila melalui proses yang sangat panjang dan rumit. Pancasila merupakan kesatuan yangtidak bisa dipisahkan, karena dalam masing-masing sila tidak bisa di tukar tempat atau dipindah.

 Bagi bangsa Indonesia, pancasila merupakan pandangan hidup bangsa dan negaraIndonesia. Mempelajari Pancasila lebih dalam menjadikan kita sadar sebagai bangsaIndonesia yang memiliki jati diri dan harus diwijudkan dalam pergaulan hidup sehari-hari untuk menunjukkan identitas bangsa yang lebih bermatabat dan berbudaya tinggi. Untuk itulah diharapkan dapat menjelaskan Pancasila sebagai ideologi negara, menguraikan nilai-nilai Pancasila sebagai ideologi negara dan karakteristik Pancasila sebagai ideologi negara.

Pengetahuan ideologi mempunyai arti tentang gagasan-gagasan. Ideologi secara fungsional merupakan seperangkat gagasan tentang kebaikan bersama atau tentang masyarakat dan negara yang dianggap baik. Ciri-ciri ideologi pancasila merupakan ideologi yang membedakan dengan ideologi yang lainnya. Ciri-ciri tersebut yangpertama adalah Tuhan Yang Maha Esa yang berarti pengakuan bangsa Indonesia terhadap Tuhan sebagai pencipta dunia dengan segala isinya.Kedua adalah penghargaan kepada sesama umat manusia, suku bangsa dan bahasanya sesuai dengan Kemanusiaan yang Adildan Beradab, Ketiga adalah bangsa Indonesia menjunjung tinggi persatuan bangsa, keempatadalah bahwa kehidupan kita dalam kemasyarakatan dan bernegara berdasarkan atas sistem demokrasi. Makalah ini juga dapat dijadikan bekal keterampilan agar dapat menganalisis danbersikap kristis terhadap para petinggi negara yang menyimpang dari Ideologi bangsa dannegara Indonesia.


B. Rumusan Masalah
1. Apa yang dimaksud dari pengertian Ideologi Pancasila?
2.Apa yang dimaksud dengan Nilai Ideologi Pancasila dan Dimensi IdeologiPancasila?
3. Apa yang dimaksud dari ciri-ciri ideologi pancasila?
4. Apa yang dimaksud dari Pancasila sebagai Ideologi Pancasila? 
5.Bagaimana perbandingan ideologi pancasila dengan ideologi liberalisme,komunisme dan sosialisme?

C.Tujuan Penulisan
1. untuk mengetahui ideologi pancasila
2. unutuk mengetahui nilai ideologi pancasila
3. untuk mengetahui ciri-ciri ideologi pancasila
4. untuk mengetahui maksud dari pancasila sebagai ideologi pancasila
5.bagaimana perbandingan ideologi pancasila dengan ideologi liberalisme, komunisme, dan sosialisme






BAB II
PEMBAHASAN

A.PENGERTIAN IDEOLOGI PANCASILA
Ideologi adalah gabungan dari dua kata majemuk idea dan logos, yang berasal dari bahasa Yunani eidos dan logos Yang berarti gagasan, konsep, pengertian dasar, dan cita-cita.Dalam arti kata luas istilah ideologi dipergunakan untuk segala kelompok cita-cita, nilai-nilai dasar, dan keyakinan-keyakinan yang mau dijunjung tinggi sebagai pedoman normatif. Dalam arti sempit ideologi adalah gagasan atau teori yang menyeluruh tentang makna hidupdan nilai-nilai yang mau menentukan dengan mutlak bagaimana manusia harus hidup dan bertindak

Ideologi Pancasila merupakan nilai-nilai luhur budaya dan religius bagi bangsa indonesia. Pancasila berkedudukan sebagai ideologi negara atau bangsa, jadi pengertian ideologi pancasila adalah kumpulan nilai/norma yang berdasarkan sila-sila pancasila. Pancasila sebagai ideologi negara dan bangsa indonesia yang merupakan pandangan hidup seluruh rakyat indonesia.

Ideologi Pancasila adalah Ideologi terbuka. Artinya, ideologi Pancasila dapat mengikut iperkembangan yang terjadi pada negara lain yang memiliki ideologi yang berbeda dengan Pancasila dalam berbagai aspek kehidupan masyarakat. Hal ini disebabkan karena ideologi Pancasila memiliki nilai-nilai yang meliputi nilai dasar, nilai instrumental, dan nilai praktis.Selain itu, Pancasila bukan merupakan ide baru atau perenungan suatu kelompok atau golongan tertentu, melainkan Pancasila berasal dari nilai-nilai yang dimiliki oleh bangsa.Dengan demikian, Pancasila pada hakikatnya berlaku untuk seluruh lapisan serta unsur-unsur bangsa secara keseluruhan. Oleh karena itu, ciri khas Pancasila memiliki kesesuaian dengan bangsa Indonesia.


Sebagai suatu ideologi bangsa dan negara, Pancasila diangkat dari nilai-nilai adat istiadat,nilai-nilai kebudayaan, serta nilai religius yang terdapat dalam pandangan hidup masyarakatIndonesia sebelum membentuk negara. Dengan kata lain, unsur-unsur yang merupakan materiPancasila diangkat dari pandangan hidup masyarakat Indonesia sendiri. Sebagai contoh,kebiasaan gotong royong dan bermusyawarah adalah nilai-nilai luhur budaya bangsa yangterdapat dalam Pancasila. Pancasila sebagai Ideologi berarti Pancasila dijadikan sebagaipandangan hidup bagi bangsa Indonesia.

B. NILAI IDEOLOGI PANCASILA DAN NILAI DIMENSI PANCASILA

• Nilai dasar
 Pancasila mempunyai nilai dasar yang tidak dapat berubah. Hal itu bisa kita lihat  dengan disebutkannya kelima sila Pancasila dalam pembukaan Undang Undang Dasar Negara Republik Indonesia tahun 1945. Nilai dasar tersebut tidak dapat diubah karena mengubahPancasila berarti juga mengubah Undang Undang Dasar 1945 sebagai dasar konstitusional Indonesia.

• Nilai instrumental
 Nilai instrumental inilah yang mampu menyesuaikan nilai pancasila dengan perkembanganzaman. Hal ini karena nilai instrumental adalah nilai- nilai hasil penjabaran dari UndangUndang Dasar 1945 ke dalam bentuk yang lebih dinamis. Penjabaran itu bisa berupaketetapan MPR, yang menjadi hasil dari contoh kekuasaan konstitutif . Selain ketetapan MPR,penjabaran yang kreatif dan dinamis tersebut juga bisa berbentuk peraturan prundang-undangan yang lainnya.

• Nilai praktis
 Nilai praktis adalah nilai pancasila yang telah mampu diterapkan dalam beberapa aspek kehidupan. Banyak sekali hal-hal yang merupakan perwujudan dari pancasila, antara laintoleransi antar umat beragama, mendahulukan kepentingan umum diatas kepentingan pribadiatau golongan, menghormati hak-hak untuk bebas mengemukakan pendapat, meenjalankan musyawarah yang berdasar mufakat, dan saling tolong menolong sesama manusia. Hal–hal tersebut sudah sewajarnya dilakukan dalam berbagai bidang, baik itu ekonomi, sosial atau politik.

Dimensi Ideologi Pancasila
 Selain nilai – nilai yang terkandung pada Pancasila, kita juga bisa memandang Pancasila sebagai ideologi dari dimensi – dimensi beikut ini:
·         Dimensi Realita
Dimensi realita atau dimensi realitas adalah bagaimana kita bisa menyadari bahwa pancasilaadalah ideologi yang telah berada di tengah realita masyarakat. Hal itu tentunya berhubunganerat dengan nilai praktis Pancasila sebagai ideologi
·         Dimensi Fleksibilitas
Dimensi fleksibilitas ini mencerminkan Pancasila sebagai ideologi yang mampumempengaruhi dan menyesuaikan dengan perkembangan masyarakat. Jadi, ideologiPancasila bukan hanya sudah berada di masyarakat, tapi juga ikut berkembang seiring denganperkembangan yang ada di masyarakat.
·         Dimensi idealisme
Sudah wajar apabila sebuah ideologi haruslah mempunyai idealisme. Sama halnya dengan Pancasila yang mempunyai idealisme untuk mewujudkan negara yang sesuai dengan nilai – nilai Pancasila. Dimensi idealisem juga mencerminkan pancasila yang mampu membakarsemangat rakyat untuk terus mempunyai cita-cita, menjunjung tinggi dan mengamalkan Pancasila




C. CIRI-CIRI IDEOLOGI PANCASILA
Ciri – Ciri dari Ideologi Pancasila Adanya nilai dan dimensi Pancasila mengkerucutkan ciri – ciri ideologi Pancasila sebagai ideologi terbuka. Oleh karena itu, kita bisa menyimpulkan bahwa ciri dari ideologi Pancasila adalah antara lain:
·         Berasal dari falsafah masyarakat
Pancasila adalah ideologi yang mempunyai pandangan hidup atau idealisme, tujuan, dan cita-cita masyarakat Indonesia yang berasal dari kekayaan rohani, moral, dan budaya masyarakat sendiri. Bukan konsep yang dibuat buat untuk masyarakat.
·         Berdasarkan Ketuhanan Yang Maha Esa
Meskipun mengakui beberapa agama, ideologi Pancasila percaya pada konsep Tuhan YangMaha Esa. Dengan mempercayai ketuhanan yang maha esa, negara Indonesia yang berpegang pada ideologi Pancasila melarang adanya paham atheis di Indonesia.
·         Demokrasi
 Pemerintahan yang berdasar ideologi Pancasila adalah pemerintahan yang berdasa rpersetujuan rakyat. Demokratis sendiri berarti bahwa pemerintahan indonesia memiliki sifat demokrasi. Dilihat dari asal katanya, demokrasi berasal dari bahasa Latin demo yang berartirakyat dan kratos yang berarti pemerintahan. Dengan begitu sudah jelas bahwa negara yang demokratis harus tetap meletakkan kekuasaan tertinggi di tangan rakyat. Pendapat rakyatsangat penting, dan pemimpin hanya memberikan keputusan.
·    Berdasar hukum
Negara yang berdasar ideologi Pancasila adalah negara yang berdasar hukum. Negara hukum bisa diartikan sebagai negara yang penyelenggaraan kekuasaan pemerintahannya berdasarpada hukum. Kekuasaan pemerintahan berdasar pada kedaulatan atau supremasi hukum dan bertujuan untuk menjalankan ketertiban hukum. Negara hukum mempunyai konstitusi yang jelas. Berbeda dengan ideologi komunis, mereka mempunyai konstitusi, tapi kekuasaan tertinggi di tangan pemimpin otoriter. Negara dengan ideologi komunis tidak bisa dikatakan negara hukum.
·         Keatif dan Dinamis
Ideologi ini mempunyai tekad untuk secara kreatif dan dinamis mencapai tujuan nasional.Oleh karena itu, bangsa Indonesia menggunakan Pancasila sebagai pedoman untuk mencapai tujuan nasional. Dengan mengamalkan nilai – nilai Pancasila dalam setiap aspek kehidupan,masyarakat akan bisa ikut serta dalam usaha mencapai tujuan nasional. Salah satu nilai dalamideologi Pancasila yang harus dijunjung tinggi demi tercapainya tujuan nasional adalah nilai persatuan dan kesatuan.
·       Berdasar pegalaman sejarah bangsa
 Bangsa Indonesia mempunyai sejarah yang panjang untuk menjadi sebuah bangsa yangdiakui dunia. Berdasarkan pengalaman sejarah itulah Pancasila dijadikan ideologi yang akan mendasari berdirinya sebuah bangsa yang kokoh. Dan terbukti, dengan menjunjung tingginilai persatuan dalam ideologi Pancasila, Indonesia berhasil mengusir penjajah danmenyatukan rakyat yang berbeda wilayah, suku, dan budaya menjadi Negara KesatuanRepublik Indonesia. Nilai–nilai tersebut juga berhasil membersihkan Indonesia darisistempolitik komunis. Itulah mengapa ada hari yang memperingati kesaktian Pancasila.
·         Terbentuk dari pikiran rakyat
Pancasila terbentuk atas dasar keinginan bangsa Indonesia, tanpa campur tangan atau paksaandari sekelompok orang atau pihak yang berkuasa. Konsep pancasila berasal dari hasilpemikiran rakyat. Kesamaan pemikiran individu rakyat yang ingin hidup lebih baik lagimembentuk konsep cita-cita hidup manusia, dan itulah yang
·         Isinya tidak operasional
Nilai pancasila yang tidak operasional bukan berarti bahwa nilai – nilai tersebut tidak bisaditerapkan. Sifatnya yang tidak operasional justru memungkinkan Pancasila untuk bisadiuraikan secara lebih eksplisit sesuai dengan kebutuhan. Sifat ideologi yang operasional memang mudah diterapkan. Akan tetapi itu akan menjadikannya menjadi sangat terbatas dantidak memenuhi kebutuhan yang ada.
·         Menginspirasi rakyat
Pancasila sebagai ideologi mempunyai ciri yang membuat Pancasila dapat menginspirasi masyarakat untuk bertanggung jawab sesuai dengan nilai –  nilai yang terkandung dalam Pancasila. Rakyat akan terus terinspirasi dan terdorong untuk mengamalkan nilai praktis Pancasila di semua aspek kehidupan. Dengan begitu nilai Pancasila sebagai ideologi Indonesia akan terjaga. Hal itu karena sekuat dan sesempurna apapun suatu ideologi, hanyaakan menjadi suatu semboyan apabila tidak diamalkan. selain itu, nilai idealisme Pancasilayang tersebut diatas membuat Pancasila sangat mengispirasi rakyat untuk mencapai tujuan –  tujuan dalam hidup.
·         Menghargai keberagaman
Dalam sila ketiga Pancasila, disebutkan dengan jelas bahwa Indonesia menjunjung tingginilai persatuan. Hal ini membuat ideologi Pancasila bisa diterima oleh semua kalangan.Seperti yang kita tahu, Indonesia terdiri dari beberapa komponen yang berbeda–beda.Indonesia memiliki suku, agama, dan budaya yang berbeda. Dari segi wilayah pun Indonesia sebagai negara kepulauan terpisah oleh perairan antar pulau di Indonesia. Tidak sedikit pula wilayah yang justru lebih dekat dengan negara tetangga daripada dengan pusat pemerintahan Indonesia. Dengan begitu, nilai persatuan dalam keberagaman ini harus terus ditekankan dalam tahap-tahap pembinaan persatuan dan kesatuan untuk menjaga persatuan dan kesatuan  bangsa.







D. PANCASILA SEBAGAI IDEOLOGI BANGSA
Pancasila sebagai ideologi bangsa artinya pancasila merupakan suatu konsep yang dijadikan sebagai pegangan untuk mencapai suatu tujuan bangsa dalam kehidupan berbangsadan bernegara. Pancasila sebagai suatu ketetapan bagi seluruh warga negara Indonesia,seperti yang telah kita tahu bahwa warga Indonesia memiliki keanekaragamaan yang kompleks, baik dalam bidang budaya, ras, warna kulit, dan lain-lain. Oleh karena itu untukmencapai tujuan bangsa, Indonesia harus bersatu membentuk kekuatan sehingga dapat rukun,damai, kuat, dan dinamis. Untuk mempersatukan Indonesia, maka dijadikanlah pancasilasebagai suatu pegangan yang mengatur pola pikir warga negara agar bisa mencapai tujuan bangsa . Tujuan Bangsa kita adalah tujuan yang telah tertera dalam Pembukaan UUD 1945yang diantaranya melindungi segenap warga negara indonesia dan seluruh tumpah darah Indonesia, memajukan kesejahteraan umum, mencerdaskan kehidupan bangsa, dan ikut melaksanakan ketertiban dunia berdasarkan kemerdekaan abadi dan keadilan sosial
.Untuk mencapai tujuan tersebut, tentunya banyak hal yang harus dilakukan, salah satunya adalah menjadikan Pancasila Sebagai Ideologi Bangsa, Pancasila menjadi dasar dalam kehidupan berbangsa dan bernegara, namun harus diperhatikan bahwa agama tetaplah menjadi yang utama dalam kehidupan dunia maupun akhirat










E.PERBANDINGAN IDEOLOGI PANCASILA DENGAN IDEOLOGI LIBERALISME, KOMUNISME, REALISME

a.       Ideologi Pancasila
Sebagaimana yang dikemukakan oleh Alfian (BP7 Pusat,1991 : 192), Pancasila telah memenuhi syarat sebagai ideologi terbuka khususnya di Negara Republik Indonesia. Sebagaiideologi terbuka Pancasila memberikan orientasi ke depan, mengharuskan bangsanya untukselalu menyadari situasi kehidupan yang sedang dan akan dihadapinya, terutama menghadapi globalisasi dan era keterbukaan dunia dalam segala bidang. Pancasila sebagai ideologi terbuka memiliki dimensi-dimensi idealitas dan realitas.
b.      Liberalisme
Liberalisme Jika dibandingkan dengan ideologi Pancasila yang secara khusus norma-normanya terdapat di dalam Undang-Undang Dasar 1945, maka dapat dikatakan bahwa hal-hal yangterdapat di dalam Liberalisme terdapat di dalam pasal-pasal UUD 1945, tetapi Pancasila menolak Liberalisme sebagai ideologi yang bersifat absolutisasi dan determinisme.Liberalisme merupakan paham yang memberikan penekanan kebebasan individus sehingga kesejahteraan bukan menjadi tanggung jawab negara.
c.       Komunisme
Komunisme sebagai anti Kapitalisme menggunakan sistem Sosialisme sebagai alat kekuasaan sebagai prinsip semua adalah milik rakyat dan dikuasai oleh negara untuk kemakmuran rakyat secara merata. Komunisme sangat membatasi demokrasi pada rakyatny asehingga Komunisme juga disebut anti Liberalisme.Dalam Komunisme, perubahan sosial harus dimulai dari peran Partai Komunis. Jadiperubahan sosial dimulai dari buruh, namun pengorganisasian buruh hanya dapat berhasil jika bernaung di bawah dominasi partai.



.d. Sosialisme
Sosialisme merupakan ideologi yang lebih mengedepankan persamaan/ pemerataan derajat antar masyarakatnya. Ideologi Sosialisme berpandangan bahwa manusia tidak dapathidup sendiri –sendiri. Kerja sama atau gotong royong akan membuat kehidupan dalam bermasyarakat menjadi lebih baik.Sosialisme mencita-citakan sebuah masyarakat yang di dalamnya semua orang hidup dandapat bekerja sama dalam kebebasan dan solidaritas dengan hak-hak yang sama. Tujuannya ialah mengorganisir buruh dan menjamin pembagian merata hasil-hasil yang dicapai,memberikan ketenteraman dan kesempatan bagi semua orang


Ideologi Aspek
liberalsime
Komunisme
Sosialisme
Pancasila
POLITIK HUKUM








EKONOMI







AGAMA







CIRI KHAS   
Demokrasi liberal hukum untuk melindungi individu dalam pilitik mementingkan individu.


Peran negara kecil swasta mendominasi kapitalisme monopolisme persaingan bebas

Agama urusan pribadi bebas beragam bebas memilih agama bebas tidak beragama

Penghargaan atas HAM demokrasi negara hukum reaksi terhadap apsolutisme
Demokrai rakyat berkuasa mutlak satu parpol hukum untuk melanggengkan komunis



Peran negara dominan demi kolektivitas berarti demi negara monopoli negara

Agama candu masyarakat agama harus dijaukan dari masyarakat



Atheisme Dogmatis Otoriter ingkar HAM Reaksi terhadap liberalisme dan kapitalisme
Demokrasi untuk kolektivitas diutamakan kebersamaan masyarakat sama dengan negara


Peran negara ada untuk pemerataan keadilan distributif yang diutamakan

Agama mendorong perkembangan nya kebersamaan



Kebersamaan Akomodasi jalan tengah
Demokrasi pancasila hukum untuk menjunjung tinggi keadilan dan keberadaban individu dan masyarakat

Peran negara ada untuk tidak terjadi monopoli, yang dirugikan rakyat 

Bebas memilih salah satu agama, agama harus menjiwai dalam kehidupan bermasyarakat berbangsa dan bernegara



Individu akan punya arti apabila hidup di tengah masyarakat

Keselarasaan keseimbangan dan keserasian dalam setiap aspek kehidupan












BAB III
PENUTUP

A.  Kesimpulan
Ideologi adalah gabungan dari dua kata majemuk idea dan logos, yang berasal dari bahasaYunani eidos dan logos Yang berarti gagasan, konsep, pengertian dasar, dan cita-cita.Dalam arti kata luas istilah ideologi dipergunakan untuk segala kelompok cita-cita, nilai-nilaidasar, dan keyakinan-keyakinan yang mau dijunjung tinggi sebagai pedoman normatif. Dalam arti sempit ideologi adalah gagasan atau teori yang menyeluruh tentang makna hidupdan nilai-nilai yang mau menentukan dengan mutlak bagaimana manusia harus hidup danbertindak
Ideologi Pancasila merupakan nilai-nilai luhur budaya dan religius bagi bangsa indonesia.Ideologi Pancasila adalah Ideologi terbuka. Artinya, ideologi Pancasila dapat mengikuti perkembangan yang terjadi pada negara lain yang memiliki ideologi yang berbeda denganPancasila dalam berbagai aspek kehidupan masyarakat
ü  Nilai Ideologi Pancasila
 •Nilai dasar
 •Nilai instrumental
 •Nilai praktis
ü  Dimensi Ideologi Pancasila
•Dimensi realita
•Dimensi fleksibilitas
•Dimensi idealism

B. Saran
Makalah yang kami susun semoga bisa membantu kita lebih memahami tentang pancasila sebagai ideologi negara yang lebih mendalam..Penulis menyadari bahwa dalam penulisan makalah ini masih banyak kesalahan. kritik dan saran membangun penulis harapkan untuk penyempurnaan makalah in



DAFTAR PUSTAKA

Hadi, Abdul.2015.Pancasila Sebagai Ideologi Bangsa.diakses dari http://www.softilmu.com.

Srijanti. 2008. Etika Berwarga Negara Edisi 2: Pendidikan Kewarganegaraan untuk Perguruan Tinggi. Jakarta: Penerbit Salemba Empat

Dewi, Fifi Purnama. PKN. Solo : Citra Pustaka
























Tidak ada komentar:

Posting Komentar